86-13805250552
Rumah / Berita / Berita Industri / Mengapa bushing kendor?

Berita Industri

Mengapa bushing kendor?

Keausan mekanis menyebabkan peningkatan jarak bebas

Dalam sistem mekanis, bushing biasanya memikul beban aksial atau radial. Seiring waktu, gesekan dan keausan terjadi antara permukaan logam selongsong dan poros (atau lubang) yang berpasangan, menyebabkan sambungan yang semula rapat melebar dan mengendur.

Keausan Lubang Dalam

Ini adalah salah satu penyebab paling umum. Ketika poros berputar di dalam selongsong, lubang bagian dalam akan aus karena gesekan, pelumasan yang buruk, atau beban berlebih, yang mengakibatkan peningkatan diameter bagian dalam. Poros kemudian bergetar di dalam selongsong, kehilangan dukungannya.

Keausan Diameter Luar

Kesesuaian antara bushing dan lubang pemasangan juga dapat dipengaruhi oleh getaran atau beban tumbukan, sehingga menyebabkan keausan diameter luar dan penurunan diameter luar. Hal ini menyebabkan bushing kendor atau goyah di dalam lubang.

Operasi Beban Tinggi

Dalam kondisi beban tinggi atau beban benturan (seperti pada peralatan pertambangan dan mesin metalurgi), tegangan pada bushing meningkat, sehingga mempercepat laju keausan dan membuat jarak bebas meningkat lebih cepat.

Ekspansi dan Kontraksi Termal yang Menyebabkan Perubahan Dimensi

Bushing menghasilkan panas selama pengoperasian atau dipengaruhi oleh perubahan suhu eksternal. Karakteristik muai dan kontraksi termal bahan logam menyebabkan perubahan dimensi, sehingga mempengaruhi kekencangan pemasangan.

Ekspansi Termal

Ketika suhu bushing meningkat (seperti pada segel poros buritan kapal), busing kuningan mengembang. Jika ekspansi termal berlebihan, hal ini dapat menyebabkan deformasi kecocokan antara bushing dan poros atau lubang, sehingga menimbulkan celah.

Bersepeda Termal

Di bawah perubahan suhu yang ekstrim (seperti pada peralatan kepala sumur di pabrik minyak dan gas), bushing mengalami ekspansi dan kontraksi termal yang berulang, menyebabkan kelelahan material dan menyebabkan deformasi atau melonggarnya permukaan perkawinan.

Pelumasan yang Buruk Menyebabkan Gesekan Kering

Pengoperasian normal bushing memerlukan gemuk pelumas yang cukup untuk mengurangi gesekan. Jika sistem pelumasan gagal, bushing akan mengalami keausan yang dipercepat akibat gesekan kering, yang menyebabkan kerusakan dan kendornya permukaan perkawinan.

Penyumbatan Alur Minyak Pelumas

Bushing biasanya didesain dengan alur atau lubang minyak pelumas. Jika tersumbat oleh debu, serutan logam, atau kotoran, gemuk tidak dapat masuk sehingga mengakibatkan pelumasan tidak merata.

Penipisan Gemuk

Pengoperasian yang berkepanjangan dapat menyebabkan penguapan atau kebocoran gemuk, yang mengakibatkan berkurangnya gemuk pelumas. Hal ini menyebabkan kontak langsung antara permukaan logam, menimbulkan gesekan kering dan menyebabkan permukaan aus cepat melonggar.

Faktor Desain dan Pemasangan

Selain keausan saat digunakan, spesifikasi desain bushing, presisi pembuatan, dan prosedur pemasangan juga dapat menyebabkan kendor.

Pemilihan Spesifikasi yang Tidak Tepat

Jika spesifikasi bushing (ukuran, tingkat kekuatan) tidak sesuai dengan beban kerja sebenarnya, kelebihan beban akan menyebabkan keausan dini dan kendor.

Instalasi yang Tidak Benar

Jika bushing terkena benturan, benturan, atau tekanan berlebihan selama pemasangan, hal ini dapat menyebabkan deformasi pada permukaan perkawinan (misalnya eliptisasi). Lubang pemasangan yang terlalu besar atau terlalu kecil juga dapat menyebabkan kendor selama pengoperasian.

Getaran dan Dampak Jangka Panjang

Di lingkungan dengan getaran yang sering, seperti kendaraan pengangkut atau kapal, getaran mekanis dan beban benturan yang terus menerus dapat menyebabkan ulir bushing atau bagian yang berpasangan menjadi kendor.

Berita